Sail Tolitoli 2018

SV.Labarque (Patrick dan Elizabeth)

Dinas Pariwsata Tolitoli, Tahun ini merupakan tahun ke 6 kunjungan kapal layar dan yang menarik adalah Tolitoli kedatangan SV.Labarque yang ke 4 kalinya sekaligus merupakan ketua rombongan kapal layar. “saya sangat senang bisa kembali lagi disini, Tolitoli sudah seperti kampung halaman saya sendiri” kata Patrick selaku Skipper Sv. Labarque.

sesuai jadwal yang telah dibuat bidang pemasaran dinas pariwisata, kegiatan awal adalah welcome ceremony yang dilakukan di desa Malangga. Desa Malangga merupakan salah satu desa wisata yang berada dikabupaten Tolitoli disini para guest disambut dengan tarian tradisional Tolitoli (Tari Moduai) selain itu juga mereka menikmati tarian parang sedikit menyeramkan dan kadang membuat guest teriak tapi mereka sangat menyukainya. Tidak hanya itu, mereka juga dapat mencoba dengan masyarakat langsung bagaiman berburu dengan menggunakan alat tradisional yaitu sumpit yang ditup, mengupas kelapa dengan alat tradisional, cara membuat sapu lidi dan pembuatan gula merah. Sebagai penutup tour di malangga para tamu diajak makan siang barulah setelah itu mereka mengelilingi desa untuk melihatrumah Langko.

Menikmati tarian Moduai
Membuat sapu lidi
Pembagian Siga
Mengupas Kelapa

MENANAM MANGROVE DI HUTAN MANGROVE DESA PULIAS

selain mengunjungi desa Malangga, para tamu juga diajak ke desa Pulias adapun agenda yang dilakukan disini adalah mengunjungi hutan Mangrove, menikmati Kerang Darah dan terakhir adalah menanam pohon mangrove disekitar hutan mangrove. Masyarakat sangat antuisias dengan kedatangan bule-bule ini, bahkan kepala desa sangat mengapresiasi kedatangan mereka.

penanaman pohon mangrove

Pada akhirnya, kedatangan mereka diharapkan dapat berdampak pada perekonomian masyarakat ataupun pedagang-pedagang yang ada di Tolitoli, selain itu sebagai native speaker bahasa inggris ini snagat berguna bagi para guide-guide yang mendampingi mereka untuk terus semangat dalam belajar bahasa inggris, adapun bagi kantor dinas pariwisata kedatangan mereka dapat diharapakan sebagai sumber informasi untuk memperkenalkan Tolitoli di negara mereka ataupun diliaur negeri lainnya.

All guides and Yachter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *